1.Berapa besar biaya yang saya perlukan untuk pengeluaran sebulan ?
Mayoritas mahasiswa mempunyai pekerjaan selama semester berlangsung untuk pembiayaan hidup. Anda harus memperhitungkan kebutuhan keuangan sebesar 500 - 700 € dengan contoh perincian: 200 - 400€ : uang akomodasi. 100 - 200€ : uang makan. 50 - 60€ : uang asuransi (every student must be insuranced!!!) 50 € : uang lain-lain. Selain itu 750€ : Uang iuran mahasiswa sebesar 500€, dan uang transport sebesar 250€. Biaya ini dibayar sekaligus pada awal semester.
2. Apakah saya bisa bekerja di Jerman,baik di Universitas maupun di luar Universitas dan berapa banyak yang bisa saya dapat, dan apakah ada pajak atau sejenisnya ?
Para mahasiswa di Hamburg mayoritas (hampir semua) bekerja di samping sekolah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Karena sejalan dengan tingginya tingkat pengangguran di Jerman, pekerjaan bagi orang asing ("Ausländer") adalah hal yang relativ sulit. Untuk boleh bekerja di Jerman, Anda harus mempunyai ijin kerja ("Arbeitserlaubnis") dari Dinas Pekerjaan ("Arbeitsamt"). Sebagai syarat utama untuk bisa memiliki ijin kerja ini adalah bahwa kita juga diijinkan untuk bekerja oleh Departemen Kependudukan ("Einwohner-Zentralamt", bagian "Behörde für Inneres"). Ijin kerja ini bisa berupa ijin kerja selama liburan bagi para pelajar di Studienkolleg atau juga kerja paruh waktu. Waktu kerja bagi mahasiswa asing di Jerman adalah max. 20 jam per minggu. Dan di dalam satu tahun, kita bisa bekerja tanpa ijin kerja dari Dinas Pekerjaan ("Arbeitsamt") selama 3 bulan, dalam hal ini 90 hari (di waktu liburan musim panas), yaitu bulan Juli sampai September. Untuk bekerja pada liburan musim panas ini tidak diperlukan ijin kerja, tetapi tetap dibutuhkan stempel dari Kantor Tenaga Kerja untuk Mahasiswa.
Pekerjaan di Jerman terdiri dari 2 macam. Pertama, pekerjaan dengan gaji max 400€/bulan, gaji dari pekerjaan ini tidak dipotong pajak jika Anda hanya mempunyai 1 pekerjan. Dan kedua, pekerjaan dengan gaji di atas 400€/bulan, gaji ini akan dipotong pajak sesuai dengan persentase yang ditetapkan. Yang perlu diperhatikan adalah jikalau ingin melamar pekerjaan untuk jangka waktu pendek, misalnya pada waktu liburan musim panas yang merupakan waktu terbaik untuk jenis pekerjaan macam ini, kirimkan lamaran jauh-jauh hari sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan tingginya tingkat pengangguran di Jerman. Gaji untuk pelajar di Hamburg berkisar antara 7€ sampai 12€ per jam.
3. Apakah fasilitas yang saya dapat sebagai mahasiswa baik di TU, Uni atau di FH ?
Fasilitas yang disediakan antara lain perpustakaan yang sudah dilengkapi dengan sarana internet sebagai „online catalogue"-nya. Juga tersedia di setiap sekolah tinggi sebuah Rechenzentrum (Computer Center) dengan jam buka setiap hari kerja (08.00 – 22.00 pada hari biasa dan 08.00 – 18.00 pada waktu liburan), di mana para pelajar bisa menggunakan komputer, dan juga fasilitas internet, dalam batas studi dan penyelesaian tugas, secara gratis. Di sana mereka bisa membuat tugas-tugas mereka.
4. Saya mendengar bahwa studi di Jerman itu gratis, apakah benar begitu ?
Studi di Jerman memang gratis, tapi setiap semester mahasiwa harus membayar iuran mahasiswa. Ada beberapa Universitas di Jerman yang menggabungkan uang iuran mahasiswa dan uang transport ke dalam satu paket uang semester. Di Hamburg sendiri biaya uang semester sekitar 300 DM, dengan perincian 50 DM untuk uang administrasi dan 250 DM untuk transport selama 1 semester. Uang iuran mahasiswa digunakan untuk pendanaan fasilitas yang disediakan untuk mahasiwa. Tiket Transport ( Semester Ticket ) diperlukan oleh mahasiswa untuk bepergian. Dengan tiket ini, mahasiswa tidak perlu membayar tiket bus atau kereta api lagi. Tapi Semester Ticket ini bukan berarti bisa digunakan untuk bepergian keluar kota secara gratis, melainkan khusus untuk bepergian di dalam kota saja.
5. Apakah ada beasiswa untuk student, dan apakah ada ikatan tertentu ?
Sejauh ini ada beasiswa yang disediakan oleh NITHH, mengingat Universitas Swasta ini baru berdiri. Untuk info yang lebih jelas dapat Anda lihat di Homepage NITHH Selain itu ada juga badan-badan yang memberikan beasiswa untuk mahasiswa yang ingin studi ke Jerman. Untuk info yang lebih jelas dapat Anda lihat di Homepage German-Scholarships (dari DAAD+BiDikBud KBRI Bonn)
6. Berapa minimal uang yang saya harus persiapkan dari Indonesia untuk studi di Hamburg ?
Menurut pengalaman dari beberapa student di sini, sebaiknya Anda menyiapkan uang yang cukup untuk biaya hidup selama 1 tahun ( sekitar 7000€). Selama 1 tahun tersebut, Anda coba mencari-cari pekerjaan dan meningkatkan kemampuan berbahasa Jerman. Sebab seringkali kemampuan berbahasa ini penting untuk bekerja.
7. Saya ingin mengikuti program Master International, apakah saya perlu menguasai bahasa Jerman ?
Anda perlu menguasai bahasa Jerman,karena seringkali buku-buku yang dipakai masih dalam bahasa Jerman ( biasanya ditulis oleh Prof. yang bersangkutan ) dan bahasa Jerman diperlukan untuk bersosialisasi dalam masyarakat, dan untuk bekerja. Umumnya perguruan tinggi yang menyelenggarakan program International menawarkan kursus bahasa Jerman gratis.
8. Berapa lamakah waktu pemrosesan lamaran yang saya kirimkan ?
Hal ini tergantung pada perguruan tinggi masing-masing, biasanya berkisar 1-3 bulan. Perhatikan deadline yang telah ditentukan untuk pengiriman lamaran. Pengiriman melalui pos biasanya memakan waktu sekitar 7-10 hari.
9. Apakah yang menjadi syarat-syarat penerimaan di Universitas di Jerman ?
Untuk lulusan SMU Anda harus terlebih dahulu lulus dari Studienkolleg. Prosedur penerimaan mahasiswa asing agak sedikit berbeda dengan penerimaan mahasiswa Jerman. Untuk mahasiswa asing biasanya disediakan jatah tempat, yang tentunya lebih sedikit dari jatah tempat untuk mahasiswa Jerman. Untuk jurusan-jurusan tertentu di beberapa Universitas jumlah mahasiswa yang dapat diterima sangat terbatas (Numerus Clausus). Biasanya calon mahasiswa asing yang mempunyai nilai ijasah SMU atau ijasah Studienkolleg (tergantung Universitas)yang baik yang mempunyai kesempatan lebih besar diterima (tetapi ini masih tergantung dari sistem penilaian studienkolleg yang bersangkutan).
Untuk mahasiswa yang ingin mengikuti program Internasional penerimaan mahasiswa tergantung pada perguruan tinggi masing-masing, umumnya mereka meminta sertifikat kemampuan berbahasa, entah itu TOEFL atau tes penyetaraan bahan kuliah dll. Untuk info yang lebih jelas lebih baik Anda menanyakan langsung ke Universitas yang bersangkutan.
10. Berapa uang yang saya harus keluarkan setiap semester untuk pembelian buku ?
Buku di Jerman jauh lebih mahal dibanding dengan di Indonesia. Harga satu buku teks berkisar antara 30 - 50€ ( tentunya banyak buku yang harganya di atas 50€). Biasanya para mahasiswa meminjam buku-buku dari perpustakaan Universitas. Selain itu kadang-kadang kita juga harus membeli "Manuskript" yang digunakan untuk bahan kuliah dan dibuat oleh Prof. yang bersangkutan. Harga "Manuskript" ini tergantung pada banyaknya lembar foto-kopian untuk "Manuskript" tsb. Harga fotokopi per lembar sekitar 0,05 € - 0,1 €.
|