 |
1. Memegang teguh pengajaran firman Tuhan dan doktrin yang benar. 2. Menjadi persekutuan Kristen yang misioner. 3. Tanggap akan mandat budaya.
Penjelasan Visi dan Misi Mimbar Reformed Injili Indonesia - Hamburg: MRII - Hamburg sebagai tempat bersekutu orang-orang percaya, yaitu orang-orang yang telah dipilih oleh Allah Bapa di dalam kekekalan, untuk ditebus oleh Allah Anak, dan dipanggil serta dikuduskan di dalam sejarah oleh Allah Roh Kudus, bertekad meneruskan semangat gerakan Reformed Injili sebagai corak aktivitas dan dasar pijak. MRII - Hamburg memegang teguh teologi Reformed, yang merupakan arus teologi yang kami percayai secara komprehensif telah merelasikan semua bidang kehidupan menjadi kaitan yang bersifat integritas dan menyeluruh. MRII - Hamburg rela untuk tunduk dan kembali kepada Alkitab, Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, sebagai firman Allah yang tertulis, yang sempurna, dan sudah lengkap, yang menjadi satu-satunya dasar pegangan bagi orang-orang percaya; serta meneruskan segala sesuatu yang telah dikerjakan oleh Roh Kudus sepanjang sejarah di dalam semua bidang kehidupan melalui hamba-hambaNya. MRII - Hamburg mengobarkan semangat memberitakan Injil kepada semua orang tanpa membeda-bedakan, dan mengajak mereka semua menjadi murid Kebenaran melalui pengajaran yang ketat dan bertanggung jawab. MRII - Hamburg menyadari akan panggilannya untuk menjadi garam dan terang dunia di mana pun orang percaya ditempatkan, sehingga orang-orang percaya tersebut mampu menjadi saksi dalam seluruh aspek kehidupan, yang bisa dirasakan oleh orang-orang di sekelilingnya, sehingga pada akhirnya nama Tuhan boleh dipermuliakan.
Berdasarkan visi yang telah dibebankan oleh Roh Kudus dan dalam memasuki serta menjalani abad ke-21, MRII - Hamburg merasakan urgensi untuk memperlengkapi iman orang-orang percaya dengan prinsip-prinsip yang akurat, khususnya generasi muda yang akan mewarisi abad mendatang di mana pun mereka ditempatkan Tuhan, sehingga orang-orang percaya tidak saja peka menilai dan bertahan dari arus jaman yang terus menggerogoti kekristenan, namun mampu menantang dan menjawab problematika yang unik didalam jamannya.
Semuanya itu disikapi melalui penyampain Kebenaran Firman Tuhan yang dilakukan secara ekspositori pada setiap Minggu, dimana setiap orang percaya diajak untuk menggali Alkitab secara bertanggung jawab. Selain itu melalui kelompok-kelompok pendalaman Alkitab, jemaat saling menguatkan dan meneguhkan, sehingga imannya semakin dikuatkan dan bertumbuh di dalam pengenalan yang lebih tuntas akan firman. Demikian juga dengan pelatihan-pelatihan penginjilan, Kebaktian Penginjilan, Kebaktian Kebangunan Rohani serta seminar-seminar integratif; maka Mandat Injil dan Mandat Budaya yang menjadi visi kami dapat terealisasikan. Seluruh kegiatan ini dilakukan dengan semangat persaudaraan dan saling mengasihi di antara saudara-saudara seiman. Karena kami percaya sebagai orang Kristen kita wajib membagikan kasih kepada saudara-saudara seiman, namun juga perlu diarahkan ke luar, yaitu mengasihi sesama manusia sebagai perwujudan kasih Allah yang mau datang menebus semua manusia yang berdosa.
|
 |