Search >>
 
Beban MRII-Berlin
Visi Misi
Iman Reformed Injili
Iman Penginjilan
 
Bentuk kegiatan
Tempat
Seputar MRII Berlin
Galeri Foto
 
Daftar Artikel
Cari Artikel
 
Tahun 2002
Tahun 2003
Tahun 2004
Tahun 2005
Tahun 2007
Tahun 2008
Tahun 2009
 
Daftar Link
 
Sekretariat
Gembala Sidang
Hamba Tuhan
 
Info Studi
Persiapan bahasa
Unis, FHs di Berlin
  HOME
 
Visi Misi

Kami menyebut diri Reformed Injili, karena kami berteologi Reformed dan bersemangat Injili. Teologi Reformed kami percaya sebagai teologi yang berbasiskan Kedaulatan Allah dan berusaha sekuat tenaga untuk menegakkan otoritas Alkitab. Semangat Injili mengingatkan bahwa sebagai orang Kristen kita harus menjadi garam dan terang dunia, mengasihi sesama yang masih hidup di dalam dosa, yang membutuhkan penebusan darah Kristus. Hal ini kami nyatakan dalam Pengakuan Iman kami, juga di dalam Beban dan Doa yang diungkapkan oleh Pdt. Stephen Tong dalam kebaktian pembukaan GRII di Jakarta.

Gereja Reformed Injili Indonesia didirikan oleh Pdt. Dr. Stephen Tong. GRII ini didirikan untuk memperjuangkan suatu mimbar yang setia kepada firman Tuhan. Oleh karena itu, GRII memberikan perhatian yang sangat khusus bagi pengajaran firman dari mimbar. Kami berusaha agar mimbar sungguh-sungguh menjadi tempat pemberitaan firman yang bertanggung jawab, yang didasarkan pada Eksposisi Firman Tuhan secara cermat, dan menghindarkan diri dari penyalahgunaan mimbar untuk kepentingan pribadi atau mengeruk kekayaan duniawi dan hal sekuler lainnya.

Keberadaan GRII dimanapun diharapkan bisa menjadi berkat bagi semua orang Kristen di sekitar tempat itu. Oleh karena itu, GRII tidak pernah berpikir bahwa gereja ini hanya ada dan berdiri untuk satu golongan orang Kristen, tetapi selalu berjuang agar apa yang kami lakukan bisa menjadi berkat bagi sebanyak mungkin orang dengan lingkup yang seluas mungkin.

Visi dan Misi GRII

 

 


Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati.

Buletin REIN
Edisi November 2009
© 2010 Mimbar Reformed Injili Indonesia - Berlin   Antoni Sutiono & Daniel Indra Cahyadi